Sabtu, 31 Maret 2012

Kegiatan Kampanye Pemilihan Umum Presidensial Putaran Kedua 2012

XANANA GUSMAO TURUN GUNUNG
By Vladimir Ageu DE SAFI'I

Dili, Timor Leste
Hari ini (31/3), kampanye Pemilihan Umum Presidensial putaran kedua memasuki hari kedua. Kampanye pada putaran kali ini, relative “sepi” dibandingkan dengan kampanye putaran pertama. Di hari pertama kampanye kemarin (30/3), kedua kandidat presiden (Francisco Guterres “Lu-Olo” atau LO dan Taur Matan Ruak atau TMR) tidak melakukan kampanye massa. “Setidak-tidaknya hingga Hari Raya Paskah berlalu, kami tidak melakukan kampanye massa. Saat ini, kami lebih memilih kampanye dengan model “door to door” saja. Team sukses kami sudah menyebar ke distrik-distrik,” jelas Jose Belo, anggota team sukses TMR di Hotel Timor kemarin.
Sebagaimana dilansir/siarkan oleh televisi nasional, RTTL, (Radio e Televisão de Timor Leste), kandidat TMR hanya melakukan wawancara dengan pihak stasiun televisi milik pemerintah tersebut.
“Wawancara ini sekaligus membantah issue yang berkembang dalam sehari terakhir ini kalau Katuas (Bapak) Taur dalam keadaan sakit,” tepis Jose Belo saat menanggapi isu sakitnya TMR.
Jose Belo, yang juga mantan Direktur Tabloid Mingguan Tempo Semanal ini juga membantah terkait dengan isu yang berkembang bahwa Xanana Gusmão (Aktual Perdana Menteri) telah “turun gunung” untuk terlibat aktif dalam kampanye pemenangan kandidat Taur Matan Ruak.
“Itu semua hanya isu yang intinya bertujuan untuk mendeskreditkan kandidat TMR. Tidak benar bahwa Primeiro Ministro Xanana ikut bergerilya melakukan kampanye. Sudah sangat jelas bahwa undang-undang terkait tidak mengizinkan untuk seorang Perdana Menteri terlibat langsung dalam kampanye pemenangan salah seorang kandidat. Sekali lagi, itu hanya isu.”
Lebih lanjut, Jose Belo menyatakan: “Kami ada dua team kampanye, di mana team pertama dipimpin langsung oleh TMR, sementara team lainnya dipimpin oleh Leak Renan dan eks Mayor F-FDTL, Tara.”
Terkait dengan peta kekuatan pendukung TMR, maka kandidat independen ini mendapatkan dukungan dari Partai CNRT (Concelho Nacional da Resistênçia Timorense/Dewan Nasional Perlawanan Bangsa Timor), Partai ASDT versi Gill Alves, Partai UNDERTIM (Union Democraticu da Resistencia de Timor). 

Sementara itu, di pihak kandidat Lu-Olo, di hari pertama kampanye juga tidak menghadiri aktivitas kampanye massa yang dilangsungkan di Subdistrik Remexio, Distrik Aileu. Kandidat yang diusung oleh Partai Fretilin (Frente Revolucionario de Timor Leste Independente)  yang dalam putaran kedua ini mendapatkan nomor urut 1 hanya melakukan kegiatan pertemuan di ibukota Dili, di antaranya dengan FONGTIL (Forum Organization Non-Government Timor Leste).
Sementara itu, acara kampanye di Remexio diwakili oleh Sekretaris Umum Fretilin, Mari Al-katiri (Presidente Interino Fretilin). Mantan Perdana Menteri hasil Pemilu 2002 yang digulingkan pada bulan Mei 2006 tersebut menyatakan bahwa kandidat Lu-Olo bukan milik Fretilin.
“Pada putaran pertama, kandidat Lu-Olo adalah milik Fretilin karena yang mencalonkan adalah Fretilin. Namun pada saat ini (red: putaran kedua), Lu-Olo bukan semata-mata milik Fretilin, melainkan milik semua partai dan kelompok yang saat ini menyatakan dukungannya kepada kandidat Lu-Olo,” ucap Mari Al-katiri dihadapan ribuan massa simpatisan yang menghadiri acara kampanye di Remexio.
Sebagaimana yang disiarkan dalam press conference Fretilin di Sekretariat Nasional Committee Central Fretilin (CCF) yang berlokasi di Fatuhada, Comoro, Dili, beberapa hari yang lalu, ada beberapa partai politik yang menyatakan dukungannya kepada Lu-Olo, di antaranya adalah Bloku Proklamador (aliansi dari partai PMD, PDRT, PARENTIL, PDC, dan ASDT versi Arlindo Marçal), Partai KHUNTO (belakangan di antara pengurus pimpinan nasional mengalami perpecahan: ada pimpinan yang mendukung Taur, dan ada pula yang memilih untuk menyerahkan segala segalanya kepada para pendukungnya), Partai KOTA, dan Partai ASDT versi João Correia, serta beberapa anggota Conçelho Liderança Nacional Partido do Democratico/PD. Selain itu, dukungan terhadap Lu-Olo juga diberikan oleh beberapa kandidat presiden yang kalah dalam putaran pertama, seperti Manuel Tilman, Maria do Ceu Lopes, dan Rogerio Tiago Lobato. 
Memasuki kampanye hari kedua (31/3), Lu-Olo mengadakan kampanye massa di Subdistrik Maubessi, Distrik Ainaro. Dalam kampanye di basis pendukung Almarhum Francisco Xavier do Amaral (Proklamator Independencia RDTL) ini juga dihadiri oleh para pimpinan partai pendukung Lu-Olo.***

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar